Articles

Daihatsu: Sejak pandemi Covid-19, metode pembayaran tunai telah meningkat

Agu 01, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan reporter Tribunnews.com tentang Hari Darmawan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Ameila Tjandra, direktur pemasaran otomotif PT Astra Daihatsu, mengatakan bahwa cara konsumen membeli mobil telah berubah. Menurut Amel, pandemi coronavirus saat ini, konsumen Covid-19 yang membeli mobil Daihatsu menggunakan uang tunai atau pembayaran langsung lebih dari pembayaran angsuran atau kredit.

Baca: Tips untuk membeli mobil bekas dapat menghindari penipuan dan memilih orang yang membuatnya sakit

“Menurut data kami, 80% dari metode pembelian sebelum wabah besar mobil Daihatsu Itu dibeli dengan mencicil, dan sisanya dibayarkan langsung, “kata Amel saat Astra. Daihatsu mengobrol online dengan Merdeka.com, Selasa (23/6/2020) -tetapi saat ini, Amel terus mengatakan bahwa pembelian mobil Daihatsu terutama pembayaran langsung, dengan hanya 32% menggunakan pembayaran cicilan. “Ini mungkin karena penyedia layanan Amel mengatakan:” Harap berhati-hati dan berikan layanan kredit untuk pembelian mobil. Amel menjelaskan bahwa selama wabah Covid-19, ia menemukan bahwa penyedia layanan kredit meningkatkan nilai uang muka. Biasanya, uang muka rata-rata adalah 15-20% dari harga jual mobil.

“Tetapi dalam kasus ini, Penyedia layanan meningkatkan uang muka. Beberapa meningkat menjadi 30% atau 35%, dan beberapa bahkan berhenti menyediakan layanan deposit prabayar. Membeli barang selama epidemi Covid-19, “kata Amel.

Selanjutnya, Amel mengungkapkan bahwa meskipun metode pembayaran langsung telah meningkat sebesar 74% dibandingkan dengan metode pembayaran cicilan, pembelian mobil Jumlahnya kecil. —————————————————————————————————————————————————————————————— sosial sosial telah dilakukan. Dia mengatakan bahwa langkah-langkah pelonggaran seperti itu dapat mengimbangi laju pembangunan ekonomi. Tenang, karena epidemi masih berlangsung, tetapi setidaknya ada harapan untuk memulai kembali ekonomi dan tumbuh. “— Menurut Amer, relaksasi PSBB belum tentu meningkatkan antusiasme pasar mobil seperti Covid-19 di Indonesia.

Baca: Survei membuktikan bahwa pameran mobil tidak lagi menjadi patokan bagi orang untuk membeli mobil baru- — “Jika pada 2019, Daihatsu dapat menjual 80.000-100.000 mobil per bulan, dalam hal ini, sulit. Ini karena daya beli masyarakat belum meningkat, “kata Amel:” Mobil ini mungkin kembali pada 2019 dan akan lebih bersemangat.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: