Articles

Dipengaruhi oleh Covid-19, omset lokakarya menurun hingga 70%

Agu 02, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah menyapu semua aspek ekonomi Indonesia, salah satunya adalah bisnis garasi.

Kebijakan sosial jarak jauh juga telah mendorong orang untuk mengurangi kegiatan mereka di luar rumah.

Upaya untuk memutus rantai distribusi Covid-19 telah ditemukan memiliki dampak signifikan pada beberapa pabrik.

Ferry Ferry, manajer bengkel Permata Honda, bengkel Hijau, mengatakan bahwa sejak pertengahan Maret, basis pelanggan bengkel yang ia kelola telah berkurang, yang secara otomatis memengaruhi omset.

“Serius, rata-rata 70%. Sangat disesalkan,” kata Dukou kepada Tribunnews, Senin (4 Juni 2020).

Honda Permata Hijau juga menyediakan layanan door-to-door kepada pelanggan untuk meminimalkan penyebaran Covid-19.

Namun, ini tidak memiliki banyak dampak pada tingkat turnover lokakarya. Ferry menjelaskan: “Ada banyak konsumen melakukan ini, tetapi sangat sedikit.” Dalam garis keturunan Ferry, manajer bengkel Sahrudin, Astrido Daihatsu Kebon Jeruk mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan telah berkurang menjadi 70 sejak pertengahan Maret. Covid-19 terjadi.

“Ini telah turun 70%. Dalam hal ini, ini adalah dilema. Bagi beberapa pelanggan, kami akan memberikan lebih banyak diskon. Tetapi tidak ada jaminan bahwa mereka akan tertarik. Ada jarak yang jauh di masyarakat. Telepon, “Sahrudin menjelaskan. “

Bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk terus bekerja keras untuk mempertahankan pergantian, seperti layanan penjemputan. Lebih aman bagi teknisi dan pelanggan Dafa .

” Katanya, bengkel lebih memilih layanan penjemputan karena itu Itu lebih aman untuk teknisi dan pelanggan. Kami baru saja meluncurkan program minggu lalu.

Meskipun berbagai jadwal telah ditetapkan, manajer bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk memperkirakan bahwa pelanggan masih akan menunda berbagai kegiatan, termasuk pemeliharaan kendaraan di garasi, sampai Covid-19 tenang. “Selain takut, ekonomi pelanggan juga terganggu oleh Mahkota. “Kata Sahrudin.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: