Articles

Korlantas Polri menelepon 197.000 pengemudi dan menerima paket bantuan sebesar Rp 600.000 per pengemudi

Agu 03, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Korlantas Polri telah menyelesaikan rencana keselamatan 2020 untuk membantu masyarakat, terutama mitra transportasi yang terkena virus korona.

Selama proses implementasi, rencana tersebut menggabungkan bantuan sosial dan pelatihan keselamatan. Polisi Nasional menyelesaikan tahap pertama dari rencana pada Senin (18/5/2020) melalui polisi lalu lintas. -Direktur Jenderal Kepolisian Lalu Lintas Nasional Administrasi Umum Isicingo mengatakan partainya telah menyediakan 197.256 bus, truk, supir taksi, angkutan umum, sepeda motor konvensional, taksi, tangki bahan bakar, Bajaj, Bemo, taksi Para donor membagikan bantuan dan pelatihan. , Becak sampai ditarik pergi.

Istiono mengatakan, Senin (18/5) / 2020) ketika memberikan bantuan ke daerah Cipayung di Jakarta Timur: “Fase pertama berakhir hari ini, dan fase kedua akan berlanjut pada 2 Juni 2020.” -Baca: Kelima perusahaan minyak yang terlibat dalam kartel harga bahan bakar, KPPU mengaku memberikan dokumen bukti – Istiono menjelaskan bahwa tahap kedua tidak dimulai sampai 2 Juni karena Polisi Nasional masih melakukan operasi Ketupat 2020 hingga 31 Mei Pada tahun 2020, pada tahap pertama, 100% dari setiap dana 600.000 rupiah yang diberikan kepada mitra transportasi Indonesia akan dialokasikan dari Bank Nasional Indonesia (BRI) sebagai saldo rekening. Penerimanya telah berlipat tiga kali.

Baca: Doni Monardo menanggapi kebangkitan Taga #Indonesia untuk masuk ke media sosial, ini adalah pesan untuk staf medis

Langkah pertama adalah membantu mendistribusikan. Pada saat yang sama, bantuan untuk tahap kedua dan ketiga ditransfer langsung ke rekening penerima.

Baca: Indonesian Eagle Airlines menghabiskan 8,5 triliun rupiah, dan Krakatau Steel menginvestasikan 3 triliun rupee

“Pada fase pertama, tingkat distribusi adalah 100%, dan penerima melebihi 197.000. Fase kedua dan ketiga juga sudah terlambat, semoga dengan bantuan ini, dia akan bisa mengurangi beban pengemudi transportasi yang diserang oleh Covid-19. Dan ibu-selain mendapatkan bantuan, pengemudi juga menerima langsung dan Pelatihan virtual untuk memahami kesehatan keselamatan jalan untuk mencegah Covid-19 terjadi. Rencana keselamatan juga bertujuan untuk mendukung kebijakan larangan pemerintah.

Karena pengemudi menerima bantuan berjanji untuk tidak menarik penumpang pulang ke rumah untuk istirahat Rantai Covid-19 .— Rencananya diimplementasikan di 34 provinsi secara bersamaan.Prosedur keselamatan itu sendiri dibagi menjadi tiga fase.Fase pertama adalah dari 15 April hingga 15 Mei dan fase kedua adalah 16 Mei. Pada 15 Juni, tahap ketiga adalah dari 16 Juni hingga 15 Juli. Rencananya Rs 360 miliar didanai dari realokasi anggaran Kepolisian Nasional untuk mengelola korona.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: