Articles

Suzuki mengatakan bahwa selama pandemi korona, ekspor CBU meningkat 22%

Agu 10, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) telah berhasil mencapai pertumbuhan positif karena virus corona atau ekspor build-up (CBU) di Covid-19. – Dari Januari hingga Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil Suzuki CBU meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.

Bacaan: Menteri Koordinasi Irlanga: Transformasi ekonomi adalah kunci pemulihan ekonomi nasional – yang membuat pertumbuhan ekspor Suzuki secara keseluruhan menurun dalam ekspor industri otomotif di neraca.

Selama periode dari Januari hingga Mei 2020, ekspor CBU seolah-olah masih didominasi oleh All New Ertiga, menjadi penyumbang terbesar, dengan total 7.880 kendaraan. -Kontribusi New Carry juga mendukung pertumbuhan ekspor 3.339 unit. Tidak hanya itu, XL7, yang diluncurkan sebagai lini produk baru pada bulan Februari tahun lalu, memberikan kontribusi 2.169 penjualan dan mempromosikan ekspor Suzuki. -Dengan 2020, Suzuki akan mengekspor mobil ke lebih dari 50 negara. Di dalam dunia.

Aris Yuliyantoro, wakil direktur kontrol perencanaan produksi SIM, mengatakan bahwa Suzuki optimis bahwa pertumbuhan ekspor mobil CBU dari Januari hingga Mei dapat melebihi 22%.

“Tetapi mengingat bahwa kita sekarang menghadapi pandemi Covid-19 dan produktivitas berbagai industri menurun, ini adalah pencapaian yang positif.” Semua lini produk Ertiga dan New Carry baru masih yang terbesar, diikuti oleh XL7, yang Mendorong pertumbuhan ekspor Suzuki, “Aris, Sabtu (20/6/2020).

Dana Moneter Internasional (IMF) percaya bahwa Indonesia adalah bagian dari negara yang dapat bertahan dari pertumbuhan ekonomi, meskipun negara tersebut menderita Covid- 19 ancaman pandemi, tetapi akan terus mempertahankan pertumbuhan positif pada tahun 2020. Data dari Kementerian Perindustrian menunjukkan bahwa pada kuartal pertama tahun 2020, jumlah mobil CBU roda empat yang diekspor ke Indonesia akan mencapai 87.879.

“Ekspor semacam ini Pertumbuhan telah memperkuat optimisme Suzuki tentang melanjutkan operasi setelah penutupan sementara. Ø “Harap dicatat: Pembelian tunai Daihatsu meningkat 8% dan pinjaman menurun 7%.

Pasar internasional saat ini pulih dan memenuhi permintaan ekspor, Suzuki secara bertahap melanjutkan produksi. Melalui penerapan Komitmen Kebersihan dan Kesehatan Suzuki Perjanjian. Pemerintah.

Alis mengatakan: “Kami berharap industri otomotif dan industri lainnya dapat pulih dengan cepat dan pulih bersama sehingga kami dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. “

Leave A Comment

  • Rate this recipe: