Articles

BPPT meneliti teknologi penggerak otonom untuk imigran baru di Kalimantan Timur

Jul 08, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan oleh Fiber Wulandari dari Tribunnews, Jakarta – Pengembangan Ibukota Negara Bagian Timur (IKN) Kalimantan akan mengusung konsep smart city atau smart city. Tujuannya adalah untuk menciptakan kota berkelanjutan yang memberikan kenyamanan.

Unsur-unsur kota pintar termasuk perjalanan cerdas, orang pintar dan bangunan pintar.

Konsep perjalanan cerdas akan diwujudkan melalui penggunaan mobil self-driving. — Hammam Riza, kepala Badan Evaluasi dan Aplikasi Teknologi (BPPT) mengatakan bahwa menggunakan kendaraan otonom memerlukan fungsi ekosistem yang terbaik.

BPPT telah menyiapkan konsep ekosistem pendukung yang disebut ekosistem tanpa pengemudi dengan partisipasi insinyur BPPT.

Bacaan: Pinjaman online lagi, ini adalah metode faktur yang tepat, kata Cashwagon

“Mobil Ekosistem pengemudi Hamam” mengadakan seminar tentang “Ekosistem Pengemudi Ibu Kota” di kantor BPPT di Jakarta pada hari Selasa Pertemuan itu mengatakan bahwa ekosistem harus dibangun dalam beberapa tahap, termasuk otomatisasi horisontal. (25 Februari 2020).

Baca: Postur pertama BCL setelah berkabung, bertemu Maia Estianty dan Rossa Dengan senyuman-ada banyak tingkatan mobil yang dapat dikendarai sendiri. Hamam mengatakan: “Ada lima tingkat, dari yang sebagian otomatis (benar-benar tidak ada) hingga sepenuhnya otomatis dengan infrastruktur yang sesuai. “Elemen dasar yang diperlukan untuk ekosistem tanpa pengemudi adalah ketersediaan infrastruktur transmisi dan infrastruktur telekomunikasi. Peran teknologi kecerdasan buatan (AI) dan dukungan untuk jaringan 5G juga diperlukan. Hamam mengatakan:” Dalam lingkungan otonom ini Sementara itu, kecerdasan buatan (AI) dan 5G sangat dibutuhkan. Transfer teknologi dan penyebaran teknologi.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: