Articles

YLKI: Bahan bakar tidak cocok untuk polusi udara

Okt 19, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-CEO Harian Tulus Abadi dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebutkan faktor polusi udara terbesar adalah transportasi darat.

Menurutnya, transportasi darat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak layak untuk konsumsi kendaraan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas yang menjadi penyebab pencemaran udara terbesar.

“Bahan bakar yang tidak layak pakai pada mobil akan mempengaruhi lingkungan kita. Tulus mengatakan dalam diskusi online, Jumat (24 Juli 2020). ———— Konsumsi bahan bakar yang tidak tepat ini Penulis Tulus melanjutkan, tanpa sadar mereka merusak lingkungan karena kendaraan bermotor mereka menghasilkan emisi.

Baca: Pompa Bahan Bakar dari Komponen Rusak, Honda Ingatkan 85.025 Mobil

Tulu Si mencontohkan, jika mobil di tahun 2000-an tidak menggunakan bahan bakar yang layak seperti RON 92, maka akan mengeluarkan gas buang dan mencemari udara.

“Dalam konteks penggunaan bahan bakar dan polusi udara yang tidak tepat, kualitas udara menjadi pemicu Isu terkait penyakit tidak menular, “kata Toulouse. 701 karena masalah pompa bahan bakar — menurut Tulus, 60% penyakit tidak menular, seperti gagal ginjal dan stroke, dipicu oleh kualitas udara yang buruk.” Karena kualitas udara. Tidak bagus, “kata Toulouse. Toulouse berkata:” Saya berpisah dari mobil untuk bekerja dan sekolah. “— Kesadaran konsumen dalam menggunakan bahan bakar yang tepat dapat mengurangi pencemaran udara akibat pembakaran mobil.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: