Articles

Pengamat: Berbicara tentang tol sepeda jalan raya dapat membahayakan keselamatan

Okt 27, 2020 Posted in Otomotif 0 Comments

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengamat Lalu Lintas Darmaningtyas menilai, pernyataan soal izin masuknya sepeda jalan tol perlu dikaji lebih cermat. Jalan tol harus dilalui kendaraan seminimal mungkin, dengan kecepatan maksimal 60 km / jam dan kecepatan maksimal 80 km / jam, ”ujarnya kepada Tribunnews, Kamis (27/8/2020).

Rencana sumbangan sepeda untuk pakai Bagian tol ruas Jalan Lingkar Dalam Jakarta (Cawang-Tanjung Priok). Kerucut lalu lintas terbatas .- “Jika tidak ada pemisah fisik, karena disiplin pengguna jalan tol masih sangat rendah, pengendara sepeda akan sangat rentan cedera,” Damanintias bilang ..

Bacaan: Gubernur Añez Serius Beneran Usulkan Sepeda Bisa Tol

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Anies Baswedan) sebelumnya sudah tanya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajukan permohonan penggunaan ruas tol lingkar dalam bagi pengendara sepeda. Surat yang dikirim pada 11 Agustus 2020 menyebutkan jumlah pengendara sepeda semakin meningkat setiap minggunya. – — Baca: Politisi PDIP bertukar pikiran dan menyerukan sepeda mengadopsi langkah pungut untuk mengubah masalah-rekor tertinggi di minggu ketujuh atau 20-26 Juli 2020, mampu menampung hingga 82.380 pengendara sepeda. – –Dari minggu pertama hingga minggu ketujuh, jumlah pengendara sepeda meningkat rata-rata 15%.

“Dalam hal ini, terima kasih kepada Menteri, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mengizinkan penggunaan bagian 1 dari lingkar tol. Di Jakarta (Cawang-Tanjung Priok), di sisi barat terdapat jalur sepeda yang dapat menampung pengendara sepeda mulai pukul 06.00 hingga 09.00 pada hari Minggu. Surat itu berbunyi:

Direktur Bolda Metro Jaya masih menunggu kajian penggunaan tol perkotaan untuk sepeda jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

” Kami menunggu otorisasi dari departemen PUPR. “Lalu lintas kami Polda Metro Jaya, Polsek Kombes Sambodo Purnomo Yogo, disambut wartawan, Kamis (27 Agustus 2020).

Meski kebijakan ini hanya diberlakukan setiap hari Minggu, namun dianggap berbahaya dan karenanya Banyak kritik yang ia terima. Sambodo mengaku tidak akan berkomentar atas pidato tersebut sebelum melakukan penelitian pihak terkait.

“Kita akan telaah dan selidiki dulu.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: