Articles

Perburuan matahari terbit di Vonosovo “Highland” selama pandemi

Des 20, 2020 Posted in Travel 0 Comments

Laporan wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat saya memutuskan untuk mendaki gunung ini pada awal Agustus 2020, keraguan saya masih ada. Wajar saja keraguan tersebut datang, karena negara kita tercinta saat ini sedang dilanda pandemi Covid. 19 .

Namun, dengan iman dan doa, akhirnya saya dan dua teman memutuskan untuk melanjutkan mendaki gunung ini untuk melepaskan keinginan bermalam di alam.

Kami memutuskan untuk mendaki Gunung Sindoro di ketinggian 3.153 MPDL, terletak di antara Bupati Wonosobo dan Temanggung di Jawa Tengah.

Baca: Wisata Gua Pindul di Gunungkidul dibuka kembali dan waktu kunjungan akan dibatasi

Wisata kita akan dimulai sore hari tanggal 3 Agustus 2020, naik bus dari terminal Jatijajar Depok, tarif Rp 140.000.

Pada tanggal 4 Agustus 2020 dini hari, bus kami tiba di terminal Mendolo di Wonosobo. Setelah istirahat sejenak di gedung terminal, kami langsung naik bus kota menuju base camp Kindung yang merupakan tempat pendaftaran Gunung Sindoro.

Untuk memulai pendakian, kita perlu mendaftar dengan harga Rp 25.000 per orang. Memeriksa barang yang akan didaki selain menunjukkan sertifikat sanitasi, verifikasi suhu, dan inspeksi protokol sanitasi lainnya.

Dari base camp, kami memutuskan untuk menggunakan jasa ojek untuk masuk antara stasiun pertama dan kedua. Satu cara biayanya Rp 25.000 dan memakan waktu kurang lebih 20 menit.Jika jalan kaki mungkin butuh waktu 1 jam.

Baca: Wisatawan domestik diperbolehkan berkunjung, namun resort wisata bernama Badung ini masih sangat sepi

Setelah itu kami terus mempublikasikan dua perjalanan, waktu tempuh sekitar 1 jam. Ada warung-warung yang menjajakan berbagai macam minuman, mulai dari semangka, mie instan hingga gorengan.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: