Articles

Ayam, nasi ayam panggang tanpa tulang, kemasan anti-arus

Des 20, 2020 Posted in Travel 0 Comments

Sebuah laporan reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-menyebut Chickocang, makanan ini sudah jadi fokus meja.

Ayam panggang tanpa tulang direndam sepanjang hari, manis dan diisi dengan bumbu yang sempurna untuk setiap gigitan.

Pada ayam, jika Anda memotongnya menjadi irisan tipis, Anda akan melihat nasi yang enak, dan kemudian ada kejutan pada nasi: telur asin!

Habiskan waktu yang tak terlupakan bersama keluarga atau teman.

Baca juga: Yang kurang diketahui adalah perbedaan antara ramen dan ramen

Baca juga: Sebagai blog makanan, Lucky Culinary Tidak ada alergi makanan – bahkan lebih cocok dibawa oleh penduduk lokal ke Jakarta. -Chickocang memiliki warna-warna menarik, mewah dan tradisional Indonesia dan hanya dapat dipanaskan dalam oven. Panggang saja di dalam oven kurang lebih 20 menit atau kukus kurang lebih 40 menit, anda sudah bisa membuat nasi ayam utuh, nasi, telur asin, extra samba, irisan ketimun, coklat bubuk, dan jeruk nipis ini siap menggoyang lidah anda. .

Ruth Gabriel (Ruth Gabriel) berusia 22 tahun, adalah penemu ayam Chickocang dan pemilik perusahaan ini.

Seorang anak dari Jakarta jurusan seni kuliner di Singapura, dia terinspirasi untuk melakukan lebih banyak pembaruan, semua orang bisa makan, tergantung minat mereka pada masakan Asia, yang penuh dengan berbagai jenis bumbu dan rempah .

“Saya ingin melakukan sesuatu yang kontra-mainstream. Belum ada di pasaran. Ini juga menggambarkan saya dalam bentuk Cook. Nah, Chickocang ini awalnya terinspirasi oleh katak, tapi saya ingin memperbaruinya. Menjadi titik fokus di atas meja, “kata Ruth.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: