Articles

Dulunya merupakan lautan, tempat ini telah menjadi gurun yang disebut kuburan kapal

Jan 03, 2021 Posted in Travel 0 Comments

TRIBUNTRAVEL.COM-Kota Moynaq di Uzbekistan pernah menjadi kota nelayan yang makmur di sepanjang Laut Aral.

Namun, saat air di Laut Aral mulai surut, Moynaq menjadi tempat yang terpencil dan sepi. Situasi ini berubah. Kota hantu.

Berawal dari laman Pulse.ng, Senin (14/9/2020), Laut Aral pernah menjadi danau garam terbesar keempat di dunia. -Luasnya kira-kira 68.000 kilometer persegi, membentang dari utara ke selatan Kazakhstan. – • Mengapa panas gurun pada siang hari, tetapi dingin pada malam hari?

Tapi pada 1960-an, otoritas Soviet mengalihkan dua sungai yang mengalir ke Laut Aral.

Dua sungai dibagi dalam upaya untuk meningkatkan produksi kapas di daerah tersebut.

Sejak saat itu, air di Laut Aral mulai menyusut dan mengering.Tempat ini dijuluki Gurun Moynaq.

Akibatnya, beberapa ikan mati karena peningkatan tajam salinitas (salinitas).

Dalam 50 tahun ke depan, ia terus tumbuh lebih jauh, dan Laut Aral hanya mengurangi kandungan garamnya sebesar 10% dari ukuran aslinya.

Baca lebih lanjut —>

Leave A Comment

  • Rate this recipe: