Articles

Pengunjung dan manajer tur harus menerapkan perjanjian kesehatan selama pandemi COVID-19

Jul 16, 2020 Posted in Travel 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah membuat keputusan untuk membuka kawasan wisata yang dilindungi.

Untuk mendukung keputusan tersebut, manajer dan wisatawan harus mematuhi peraturan kebersihan yang ketat.

Keputusan Menteri mengumumkan ini. HK.01.07 / MENKES / 382/2020 Peraturan Sanitasi, tentang protokol sanitasi masyarakat di tempat-tempat umum dan fasilitas, yang disetujui Jumat lalu (19 Juni 2020).

“Pembersihan rutin sangat penting bagi para manajer. Ini termasuk desinfeksi di area, fasilitas dan peralatan yang digunakan bersama,” kata Dr. Reisa dari National Task Force Media Center, Selasa (23/6/2020). COVID- 19 Tim Komunikasi Publik Pemrosesan Satuan Tugas Dipercepat membaca di Jakarta: masih meragukan keberadaan Covid-19? Dr. Risa memberikan penjelasan – dalam proses implementasi, administrator harus menggunakan sabun yang cukup dan mudah tersedia untuk menyediakan fasilitas cuci tangan untuk fasilitas tersebut dan memeriksa suhu pengunjung. Masukkan dan tambahkan informasi media tentang penerapan prosedur sanitasi di tempat-tempat wisata. Selain itu, Dr. Reza juga mengingatkan manajer untuk memperhatikan pekerja di tempat wisata untuk melindungi mereka dari penyebaran COVID-19.

“Memastikan bahwa pekerja sumber daya manusia pariwisata memahami bagaimana melindungi diri mereka sendiri dari penyebaran COVID. -19 tahun memiliki gaya hidup bersih dan sehat. Dia mengatakan bahwa perlu untuk menjaga kebersihan pribadi, seperti sering mencuci tangan, makan makanan bergizi, dan melakukan latihan rutin Dan dapatkan istirahat yang cukup …. Kemudian, untuk para manajer itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal, seperti membatasi jumlah wisatawan. Jenderal dan layanan tempat dan fasilitas tertentu .

Dr. Reisa mengirim catatan kepada wisatawan ke tempat-tempat wisata Pesan untuk memastikan keamanan saat mengunjungi tempat wisata.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: