Articles

UNESCO menetapkan Kawah Toba sebagai geopark global baru, yang merupakan empat geopark yang ada di Indonesia

Agu 16, 2020 Posted in Travel 0 Comments

Dilaporkan oleh reporter Tribunnews.com Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM-Caldera Toba Geopark melewati tahap evaluasi akhir pada pertemuan dewan dan berhasil memasuki daftar UNESCO di VI. Lombok, Indonesia, 3 Agustus – 2 September 2019.-Badan Eksekutif Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menyetujui Kawah Toba selama sesi ke-209 UNESCO Diadakan di Paris sebagai Global Geopark UNESCO, Selasa (7 Juli 2020).

Baca: Temukan sejarah unik Gunung Tambora melalui tur virtual

Armanatha Nasir, yang juga merupakan duta besar Indonesia untuk Prancis bersama dengan Andorra, Monako dan UNESCO, mengungkapkan bahwa anggota Dewan Eksekutif telah membangun yang baru 16 Geopark Global UNESCO, termasuk Kawah Toba.

“Duta Besar Indonesia bertekad untuk mengembangkan Geopark Kaldera Toba melalui Global Geopark Network dan Asia-Pacific Geopark Network, terutama dalam meningkatkan kapasitas masyarakat lokal,” kata duta besar Indonesia dalam siaran pers pada hari Selasa (07/07) / 07/2020). -Kementerian Luar Negeri Indonesia mengungkapkan di Instagram-nya bahwa selain Toba Caldera, Indonesia memiliki 4 situs geopark global lainnya, yaitu Batur Geopark, Seletu Geopark, Gurungshiwu Geopark dan Rinjani ยท Lombok Geopark. Berikan informasi berikut:

Bali Batur Geopark-UNESCO Global Geopark terletak di timur laut Bali, resor wisata internasional paling populer di Indonesia.

Menurut situs UNESCO, geopark ini mencakup area seluas 370,5 kilometer persegi dengan ketinggian 920-2152 m. Dinding luar kawah mengelilingi dinding bagian dalam kawah, meliputi Gunung Gunung dan Danau Batur. – –Sebagian besar Gunung Batur dan Taman Alam Bukit Bayang merupakan kawasan hutan yang dilindungi oleh kawasan Geopark Global UNESCO. Asal muasal gunung berapi, flora dan fauna lokal, dan budaya Hindu asli Bali yang unik mendorong budaya asli, yang merupakan kombinasi sempurna dari berbagai warisan bumi.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: