Articles

PT KAI Imbau Jakarta penumpang pulang pergi SIKM penumpang kejujuran konten CLM

Agu 18, 2020 Posted in Travel 0 Comments

TRIBUNNEWS.COM-Humas PT Indonesia Kereta Api (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, ke depan, penumpang KA jarak jauh dari dan ke Jakarta tidak lagi membutuhkan izin ekspor dan impor (SIKM). -Eva mengatakan, pihaknya menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang telah mencabut SIKM sebagai syarat masyarakat untuk berwisata sejak Selasa (14/7/2020) lalu. Calon penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambier dan Stasiun Passar Sennen tidak lagi membutuhkan SIKM.

“Sesuai kebijakan Pemprov DKI Jakarta, mulai Selasa 14 Juli, lampiran izin masuk dan keluar sudah dicabut. Bagi yang ingin bepergian dan kemudian menempuh perjalanan kereta api jarak jauh dari stasiun di kawasan DKI Jakarta, saat ini Kondisi tersebut juga tidak menjadikan SIKM sebagai salah satu syarat calon pengguna yang akan naik KA jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Hal tersebut dijelaskannya dalam keterangan tertulis kepada Tribunnews.com.

Baca: PT KAI Minta Penumpang KA yang berangkat ke dan dari DKI Jakarta untuk mengisi CLM

Baca: KAI Tetap Operasikan KA Argo Parahyangan 13 Juli 2020

Eva mengatakan syarat SIKI sudah diisi metrik probabilitas korona di aplikasi JAKI ( CLM) sebagai gantinya, dapat diunduh dari Google Play Store dan Apple App Store.

Program ini dilaksanakan oleh PT KAI Daop 1 Jakarta pada Rabu (15 Juli 2020).

Oleh karena itu, Eva pun mengimbau calon penumpang Jujurlah saat menyelesaikan CLM. Direkomendasikan selalu agar calon penumpang kereta api yang bepergian dari dan ke Jakarta lulus PCR atau quick test untuk menunjukkan surat COVID-19 gratis.

Tentu saja, Anda harus memastikan bahwa huruf Covid-19 gratis “masih berlaku, artinya , Saya yakin tidak lebih dari 14 hari telah berlalu sejak rilis.

Leave A Comment

  • Rate this recipe: